| Tuesday, 01 July 2008 17:00 |
|
16 Negara Akan Bentuk Free Trade Area Sebanyak 16 negara di Asia dan Australia akan membentuk free trade area atau kawasan perdagangan bebas. Ide itu sekaligus dimaksudkan untuk membangun kekuatan ekonomi yang seimbang di kawasan Asia Pasifik. Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda mengatakan bahwa rencana itu sudah disepakati bersama dalam tiga kali penyelenggaran East Asia Summit, selama tahun 2005 hingga 2007. "Ditargetkan, ide ini sudah bisa dilaksanakan pada tahun 2012," kata Menlu dalam ceramah di acara jumpa tokoh di SMA Taruna Nusantara Magelang, Senin (24/3) malam. Dari 16 negara tersebut, 10 negara di antaranya berasal dari kawasan Asia Tenggara. Sedangkan enam negara lainnya terdiri dari Jepang, China, Australia, India, Korea, dan Selandia Baru. Dengan gabungan 16 negara ini, nantinya kekuatan ekonomi yang sebelumnya hanya terfokus di Asia Tenggara, nantinya akan makin meluas. Di kawasan timur, kendali ekonomi akan dimainkan oleh Jepang dan Korea, sedangkan di wilayah Barat oleh India, yang didukung pula oleh Australia dan Selandia Baru. Hassan menerangkan bahwa untuk membuat kawasan perdagangan bebas, 16 negara itu setidaknya sudah memiliki modal berupa jumlah penduduk yang besar, lebih dari separuh penduduk dunia. "Dengan memiliki jumlah penduduk yang banyak, bisa disimpulkan kita juga memiliki potensi pasar yang besar," ujarnya. Tidak hanya itu, besarnya kekuatan pasar ini juga dipastikan didukung dengan sumber daya manusia berkualitas serta teknologi tinggi yang telah dimiliki oleh Jepang, dan Korea. Selain itu, di kawasan Asia Tenggara sendiri, saat ini sedang diupayakan membentuk komunitas ASEAN. Dengan adanya komunitas ini, maka pada tahun 2015 ASEAN ditargetkan akan menjadi area dengan single production based, single market based. Pada lingkup ini, lalu lintas barang, jasa, modal, dan manusia akan mampu bergerak bebas. "Dengan begitu, setidaknya kita akan mampu membentuk kawasan perdagangan bebas dalam skala mini," paparnya. Sumber : Kompas
|
Jl. M.I Ridwan Rais No. 5
Central Jakarta 10110, Indonesia.
Tel: +62-21-3858 171
Fax: +62-21-2352 8662
Website: www.nafed.go.id
E-mail: nafed@nafed.go.id
Jl. M. I. Ridwan Rais No. 5
Central Jakarta 10110, Indonesia
Telp: +62-21-3841961, 3848667, 3456318
Fax: +62-21-3846106
Website: http://www.depdag.go.id
Email: trade@depdag.go.id